Gerbang logika adalah rangkaian dasar yang mebentuk
computer. Jutaan transistor di dalam mikroprosesor membentuk ribuan gerbang
logika. Sebuah gerbang logika sederhana mempunyai satu terminal input.
Keluarannya dapat tinggi/high (1) atau rendah/low (0), tergantung level digital
yang diberikan pada terminal input.
Gerbang AND memiliki dua masukan input yaitu input A
dan input B. Operasi dari gerbang ini sederhana, yaitu output Y atau keluaran Y
akan mejadi 1 jika kedua syarat inputnya dalam keadaan 1. Jika salah satu dari
isyarat masukannya 1, maka sinyal keluarannya tetap 0. Dan bila kedua inputnya
0 maka outputnya akan 0.
Gerbang OR memiliki dua masukan input dan satu isyarat
keluaran output. Jika salah satu atau kedua isyarat masukannya 1, maka sinyal
keluarannya adalah 1. Jika kedua masukannya yaitu masukan A dan masukan B
adalah 0 maka keluarannya 0.
Gerbang NAND merupakan gerbang logika kombinasi yang
sama operasinya dengan gerbang dasar AND, tetapi pada bagian keluarannya
dibalik dengan gerbang logika inverter (NOT).
Gerbang logika NOR adalah sebuah gerbang logika
kombinasional yang sama operasinya dengan gerbang logika dasar OR, tetapi
bagian outputnya dibalik dengan gerbang inverter (NOT). (M. Irmansyah, 2009:75-81)
Gerbang logika (logic gate)
merupakan dasar pembentuk sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan
bilangan biner. Oleh karena itu, gerbang tersebut disebut gerbang logika biner.
Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI (HIGH) atau RENDAH (LOW).
Tegangan TINGGI berarti biner 1, sedangkan tegangan RENDAH berarti biner 0. Semua
sistem digital disusun hanya menggunakan tiga gerbang logika dasar yang sangat
penting. Gerbang-gerbang logika dasar ini adalah : gerbang AND, gerbang OR dan
gerbang NOT. (Slamet Winardi dk, 2012:
1-8)
Digital logics are the
building blocks of the digital revolution. From simple gates to highly complex
application-specific integrated circuits (ASICs), digital logic is found
everywhere. While this chapter is not a comprehensive review of all current
digital logic (that would take several volumes), it will introduce you to
various logic families and functions.
All digital circuitry consists
of combinations of ANDs, ORs, XORs, NEGATEs, NORs, NANDs, counters, registers,
and memory. In the beginning, logics were manufactured out of discrete
components. This gave way to small-scale integration (SSI) and very quickly
into large-scale integration (LSI). Today, a central processing unit (CPU)
(microprocessor) is made up of millions of gates, registers, and counters.
There are but four basic gate
structures, just four. Complex logic is built out of various combinations of
these gates. They are quite simple to understand. While all the gates discussed
here have just two inputs, understand that gates may have many more than two
inputs. The logic is the same.
The rule for the OR
gate is simple. A 1 on any input will give a 1 on the output. Referring to a
two-input OR gate, the rule reads, “A 1 on input A OR a 1 on input B will cause
the output to be a 1.” Figure 4.7 illustrates the OR symbol, and Figure 4.8
shows a map of the logic. To read the logic math, note that the inputs are on
the outside, as an example A = 1 and B= 0. If you start at the A=1 row (top)
and move down into the block 1 row, that is the B=0 row.
The AND gate rules are also simple. All inputs must
have a 1 for the output to be a 1. For the two-input AND: “It takes a 1 on
input A AND a 1 on input B to have a one on the output.” Figure 4.9 is the
symbol for an AND; Figure 4.10 is the logic map for an AND gate. (Lawrence M. Thompson, 2006:281-283)
Komentar
Posting Komentar