Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Landasan Teori Gerbang Logika

Gerbang logika adalah rangkaian dasar yang mebentuk computer. Jutaan transistor di dalam mikroprosesor membentuk ribuan gerbang logika. Sebuah gerbang logika sederhana mempunyai satu terminal input. Keluarannya dapat tinggi/high (1) atau rendah/low (0), tergantung level digital yang diberikan pada terminal input. Gerbang AND memiliki dua masukan input yaitu input A dan input B. Operasi dari gerbang ini sederhana, yaitu output Y atau keluaran Y akan mejadi 1 jika kedua syarat inputnya dalam keadaan 1. Jika salah satu dari isyarat masukannya 1, maka sinyal keluarannya tetap 0. Dan bila kedua inputnya 0 maka outputnya akan 0. Gerbang OR memiliki dua masukan input dan satu isyarat keluaran output. Jika salah satu atau kedua isyarat masukannya 1, maka sinyal keluarannya adalah 1. Jika kedua masukannya yaitu masukan A dan masukan B adalah 0 maka keluarannya 0. Gerbang NAND merupakan gerbang logika kombinasi yang sama operasinya dengan gerbang dasar AND, tetapi pada bagian keluarannya ...

Landasan Teori Penguat Osilator

Osilator merupakan piranti elektronik yang menghasilkan keluaran berupa isyarat tegangan. Bentuk isyarat tegangan terhadap waktu ada bermaca-macam, yaitu bentuk sinusoida, persegi, segitiga, gigi gergaji, atau denyut. Osilator berbeda denan penguat, oleh karena penguat memerlukan isyarat masukan untuk menghasilkan isyarat keluaran. Pada osilator tak ada isyarat masukan, hanya ada isyarat keluaran saja, yang frekuensi dan amplitudo dapat dikendalikan. Seringkali suatu penguat secara tak disengaja menghasilkan keluaran tanpa masukan dengan frekuensi yang nilainya tak dapat dikendalikan. Dalam hal ini penguat dikatakan berisolasi. Osilator digunakan secara luas sebagai sumber isyarat masukan untuk mengaji suatu rangkaian elektronik. Osilator seperti ini disebut pembangkit isyarat, atau pembangkit fungsi jika isyarat keluarannya dapat mempunyai berbagai bentuk. Osilator juga digunakan pada pemancar radio dan televisi, dan juga dalam komunikasi radio, gelombang mikro, maupun optik untu...

Landasan Teori Penguat Operasional (OP-AMP)

Penguat operasional atau op-amp (operational amplifier) adalah penguat differensial dengan dua amsukan dan satu keluaran yang mempunyai penguatan tegangan yang amat tinggi, yaitu dalam orde 10 5 . Dengan penguatan yang amat tinggi ini, penguat operasional dengan rangkaian balikan lebih banyak digunakan daripada dalam lingkaran terbuka. Pada masa kini op-amp dibuat dalam bentuk rangkaian terpadu atau IC (Integral Circuit), dimana dalam satu potong kristal silikon dengan luas kurang dari 1 mm 2 terkandung rangkaian penguat lengkap terdiri dari banyak transistor, dioda, resistor dan kadang-kadang kapasitor. Kini kita dapat membeli suatu IC yang dalam satu potong kristal mengandung empat buah op-amp sekaligus. Pengguna op-amp amalatlah luas meliputi bidang elektronika audio, pengatur tegangan DC, tapis aktif, penyearah presisi, pengubah analog ke digital dan pengubah digital ke analog, pengolah isyarat seperti cuplikan-tahan, penguat pengunci, pengintegral, kendali otomatik, komputer...

Landasan Teori Penguat Gandeng RC

Bode plots are a graphical way to display the behaviour of a circuit over a wide range of frequencies.By plotting the amplitude and phase versus the logarithm of frequency, each unit of change on theωaxis is equal to a factor of 10 also called adecadeof frequency. Also, there may be a widedistribution in the amplitude response over a specified range of frequencies. The usual way is to plotthe amplitude in dB and phase in degrees or radians versus the logarithm of frequency. Another advantage of using Bode plots is the easiness through which they can be sketched using asimple graphical technique which is particularly very useful for complicated transfer functions. Inthis method, the numerator and denominator polynomials are factorised which are then treated individually. Asymptotic plots are drawn for each first and second order factors by following some simplerules. The resultant Bode  plot is obtained by simply adding all the individual plots. This is anotherrationale of employ...